Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Senator AS: Amerika Kalah Perang, Iran Justru Semakin Kuat!
Advertisement . Scroll to see content

Data Masuk di Situng KPU Capai 60,1 Persen, Paslon 01 Masih Unggul

Rabu, 01 Mei 2019 - 19:04:00 WIB
Data Masuk di Situng KPU Capai 60,1 Persen, Paslon 01 Masih Unggul
Siluet Ketua KPU Arief Budiman saat menjelaskan tentang Situng, beberapa waktu lalu. (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Data penghitungan suara Pilpres 2019 yang masuk dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU telah mencapai 60,1 persen pada pukul 18.15 WIB tadi. Berdasarkan pantauan, hasil hitung suara sementara Pilpres 2019 menunjukkan, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 56 persen atau 51.484.122 suara, sedangkan Prabowo-Sandi memeroleh 44 persen atau 40.458.834 suara.

Adapun jumlah TPS (tempat pemungutan suara) yang telah menyelesaikan penghitungan suara sebanyak 488.867 dari total 813.350 TPS yang ada di dalam dan luar negeri. Dalam disclaimer Situng, KPU mengklaim bahwa data entri yang ditampilkan pada menu hitung suara adalah data yang disalin apa adanya alias sesuai dengan angka yang tertulis pada salinan formulir C1 yang diterima KPU kabupaten kota dari KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara).

Jika kemudian terdapat kekeliruan pengisian data pada formulir C1, dapat dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat kecamatan. “Apabila terdapat perbedaan data antara entri di Situng dan salinan formulir C1, akan dilakukan koreksi sesuai data yang tertulis di salinan formulir C1,” tulis KPU pada disclaimer Situng.

Lembaga itu menegaskan, data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut