Delegasi Mulai Berdatangan, Ketua DPR: AIPA Punya Peranan Turunkan Tensi Geopolitik di ASEAN
Di sisi lain, mantan Menko PMK ini menyinggung peran negara observer dalam Sidang Umum AIPA. Menurut Puan, dialog antara Parlemen negara AIPA dengan negara observer diharapkan dapat menjembatani perbedaan dan membangun prediktabilitas hubungan antara kekuatan besar di Kawasan.
“AIPA perlu berkontribusi menurunkan ketegangan di kawasan, dan bahkan mengembangkan preventive diplomacy karena dinamika perkembangan geopolitik di masa depan akan semakin kompleks,” tegas cucu Proklamator Bung Karno itu.
Sebagai Presiden AIPA 2023 dan pemimpin Sidang Umum AIPA ke-44, Puan akan mengadakan berbagai pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen negara sahabat. Pertemuan bilateral digelar di sela-sela sidang AIPA.
Puan pun dijadwalkan akan bertemu Ketua Parlemen Vietnam Vuong Dinh Hue esok hari, Jumat 4 Agustus 2023. Pertemuan bilateral itu akan digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Puan dan Vuong Dinh Hue akan melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara Parlemen Indonesia-Vietnam.
“Indonesia dan Vietnam sepakat untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan, dukungan diplomasi parlemen untuk soliditas ASEAN sangat diperlukan,” katanya.
Editor: Faieq Hidayat