Demo Siswa Sekolah di DPR, Ini Hasil Temuan KPAI
Tentang dugaan adanya kekekerasan, anak-anak korban menyatakan megalami luka karena terjatuh saat tersiram gas air mata; pingsan karena kelelahan, dan; belum makan dari siang hingga malam. “Ada yang pingsan karena dehidrasi kekurangan minum dan juga ada korban-korban luka karena diduga akibat pukulan aparat. KPAI memastikan perlindungan terhadap korban, dan proses pemulihan kesehatan, serta rehabilitasi fisik dan mentalnya,” ucapnya.
Saat ini, masih ada 144 orang yang dimintai keterangan baik di Polda Metro Jaya maupun Polres Jakarta Barat. Sementara, di Polres Jakarta Utara ada 124 anak yang sudah dipulangkan karena tidak ada indikasi pelanggaran pidana dengan pelibatan orang tua untuk pembinaan lebih lanjut. Hanya tersisa tiga orang menunggu penjemputan orang tua.
Selanjutnya, di Polres Cibinong, sebanyak 122 anak ditahan. Polresta Bekasi dan polsek jajaran menahan sebanyak 287 anak. Jasra menuturkan, jika terindikasi adanya anak-anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), khususnya yang diduga sebagai pelaku, KPAI menyarankan agar dilakukan tindakan dengan cara mengembalikan anak kepada orang tua agar dibina lebih lanjut. “Atau dilakukan diversi demi kepentingan terbaik bagi anak agar mereka tetap dapat bersekolah.”
Selanjutnya, KPAI mengeluarkan imbauan kepada para orang tua, pengelola sekolah, pemerintah, dan Polri. Isinya sebagai berikut:
1. Para orang tua untuk menjaga dan mendampingi anak-anak usia SMP dan SMA/SMK/MA. Orang tua perlu untuk memberikan pendampingan dan berdialog tentang situasi yang terjadi di Indonesia, sehingga dapat mengedukasi mereka tentang kehidupan berbangsa dan bernegara yang terjadi saat ini sesuai dengan usia anak.