Dewan Pers segera Temui Kapolri Bahas Kekerasan terhadap Jurnalis saat Demo Mahasiswa
SURABAYA, iNews.id - Dewan Pers segera bertemu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk membahas kasus kekerasan terhadap jurnalis saat meliput demonstrasi mahasiswa di berbagai daerah beberapa hari terakhir. Sejumlah wartawan terluka mengalami intimidasi oleh aparat saat meliput aksi massa itu.
"Dalam waktu dekat saya akan bertemu dengan Kapolri untuk berbicara dari hati ke hati terkait masalah kekerasan terhadap wartawan saat meliput," ujar Ketua Dewan Pers M Nuh di Surabaya, Sabtu (28/9/2019).
Nuh menuturkan, saat bertemu Kapolri, dirinya ingin mengingatkan ada kerja sama Dewan Pers dengan Polri. Diharapkan dengan menyadari adanya relasi itu kasus kekerasan terhadap jurnalis saat melakukan tugasnya tidak lagi terulang.
Menurut mantan menkominfo ini, kerja sama Dewan Pers dengan Polri yang selama ini sudah ada harus terus diperbarui dan diperkuat. Dengan demikian tidak ada lagi kasus-kasus serupa.
Aksi demonstrasi di Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2019). (Foto: iNews.id/Felldy Utama).
Nuh mengatakan dalam sistem demokrasi yang dianut saat ini, kemerdekaan pers dan kemerdekaan berpendapat harus dirawat dengan baik. Tanpa ada pers yang mengingatkan, kekuasaan akan bergeser ke otoriter.