Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK: Gaji Hakim Naik Bisa Tekan Korupsi, tapi Tergantung Orangnya
Advertisement . Scroll to see content

Dewas : KPK Belum Berhasil Ungkap Kasus The Big Fish seperti Kejagung

Senin, 27 Maret 2023 - 11:50:00 WIB
Dewas : KPK Belum Berhasil Ungkap Kasus The Big Fish seperti Kejagung
Ketua Dewan Pengawas (Dewas), Tumpak Hatorangan Panggabean. (Foto Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Pengawas (Dewas), Tumpak Hatorangan Panggabean menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Firli Bahuri masih berada di jalurnya atau on the track. Hanya saja, KPK belum berhasil mengungkap kasus besar atau yang karib disapa 'the big fish' kurun waktu empat tahun.

"Sayangnya kita belum berhasil mengungkap kasus-kasus yang besar, kasus-kasus yang kita beri nama dulu 'the big fish' itu jarang terjadi dilakukan oleh KPK," kata Tumpak saat berbincang di program channel YouTube KPK RI, Senin (27/3/2023).

Menurut Tumpak, lembaga antirasuah dalam kurun waktu empat tahun lebih banyak melakukan kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap praktik suap penyelenggara negara. Meski memang, OTT yang dilakukan KPK di jaman Firli Bahuri tidak sebanyak era sebelumnya.

"Tapi kalau secara umum, ya kita masih dipercaya oleh masyarakat dalam rangka pemberantasan korupsi. Cuma sayangnya itu, ya saya bilang kita kurang bisa membongkar kasus-kasus yang sifatnya besar," sambung Tumpak.

Pria yang mengawali kariernya sebagai jaksa ini berharap fokus KPK ke depannya bisa menangani kasus besar yang mensejahterakan masyarakat atau dirasakan publik. Sebab, ia melihat banyak kasus OTT KPK yang justru tapi hasilnya tidak terlalu dirasakan masyarakat.

"Nah harapan saya sebetulnya kita harus beranilah mengungkapkan kasus-kasus yang besar, yang menarik perhatian masyarakat, yang bisa dirasakan oleh masyarakat manfaatnya, dan untuk ini saya enggak tahu ya, mungkin apakah SDM kita yang kurang kualitasnya ya, saya juga enggak tahu ya," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut