Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Uang Rp756,8 Juta Hasil OTT Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari 
Advertisement . Scroll to see content

Dewas KPK Dicap Orang Jokowi, Mahfud MD: di Indonesia Apa-Apa Selalu Disalahkan

Minggu, 22 Desember 2019 - 19:30:00 WIB
Dewas KPK Dicap Orang Jokowi, Mahfud MD: di Indonesia Apa-Apa Selalu Disalahkan
Menko Polhukam Mahfud MD usai menghadiri acara Seminar Nasional BPIP di Jakarta, Minggu (22/12/2019). (Foto: iNews.id/Felldy Utama).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menepis anggapan nama-nama yang mengisi Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi merupakan orang dekat Presiden Joko Widodo. Menurut Mahfud, cap itu tentu tidak berdasar.

Mahfud mengatakan, setiap kebijakan yang diambil sebuah pemerintahan tidak mungkin bisa memuaskan semua pihak. Akan selalu ada pihak yang mengkritisi kebijakan tersebut.

"Di Indonesia itu apa-apa selalu disalahkan. Dulu, kalau ketika ada pikiran bahwa nanti Dewas KPK itu jangan dipilih DPR, kalau dipilih DPR itu politik, main mata, dan sebagainya. Sekarang sesudah dipilih presiden dikritik lagi, katanya orang presiden semua," kata Mahfud, usai menghadiri acara Seminar Nasional BPIP, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (22/12/2019).

Meski banyak kritikan, mantan Ketua Mahkamah Konsitusi (MK) itu menegaskan bahwa pemerintah harus tetap menjalankan apa yang telah diamanatkan oleh undang-undang (UU). Dalam hal ini, Dewas KPK pada periode pertama dipilih langsung oleh Presiden.

Mahfud tak ingin terlalu mempersoalkan kritikan-kritikan keras seperti itu. Menurutnya, kritik atau protes merupakan sebuah konsekuensi dari sistem negara demokrasi yaitu setiap warga negara berhak untuk mengutarakan pendapatnya.

Dia pun menyinggung pengamat Ray Rangkuti dan Haris Azhar yang disebutnya mengkritik Dewas KPK. Mahfud justru menilai beruntung Indonesia punya orang seperti mereka.

"Ini namanya demokrasi. Untung kita punya orang seperti Ray Rangkuti dan Haris Azhar yang selalu mau memprotes, karena protes itu penting," ucapnya.

Untuk diketahui, pendiri Lingkar Madani Ray Rangkuti baru-baru ini menyoroti pelantikan Dewas dan Pimpinan KPK yang baru oleh Presiden Jokowi. Dia menuding KPK saat ini ditempati oleh orang-orang Jokowi.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut