Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Inflasi Juni 2026 Tembus 0,44%, Kenaikan Harga BBM dan Tiket Pesawat jadi Pemicu
Advertisement . Scroll to see content

Di Balik Inflasi yang Terkendali, Perlindungan bagi Kelas Menengah Kian Mendesak

Jumat, 03 Juli 2026 - 09:36:00 WIB
Di Balik Inflasi yang Terkendali, Perlindungan bagi Kelas Menengah Kian Mendesak
Pemerintah harus berhati-hati agar narasi inflasi terkendali tidak menjadi alasan untuk mengabaikan tekanan riil.  (Ilustrasi/SINDOnews)
Advertisement . Scroll to see content

Masalah terbesar inflasi Juni 2026 adalah sumber tekanannya. Dalam paparan BPS, kelompok transportasi mengalami inflasi bulanan 2,29 persen dengan andil 0,28 persen terhadap inflasi Juni. 

Bensin menyumbang andil 0,21 persen, tarif angkutan udara 0,05 persen, dan pelumas atau oli mesin 0,01 persen. Secara tahunan, kelompok transportasi mengalami inflasi 4,57 persen dengan andil 0,55 persen terhadap inflasi tahunan Juni 2026.

Ini bukan tekanan kecil, sebab transportasi bukan konsumsi mewah bagi pekerja, pelaku usaha kecil, mahasiswa, dan keluarga perkotaan. 

Bensin adalah biaya bekerja. Ongkos perjalanan adalah biaya produktivitas. Tiket pesawat di negara kepulauan bukan selalu urusan liburan, melainkan juga biaya pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan keluarga.

Ketika transportasi naik, efeknya merembes ke banyak sektor. Biaya distribusi UMKM ikut terdorong.  Harga barang berpotensi naik. Mobilitas pekerja menjadi lebih mahal. Keluarga yang tinggal jauh dari tempat kerja atau sekolah anak makin rentan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut