Dilaporkan ke Polisi, Hotman Paris Salam Komando dengan Ketum PWI di Hadapan Dasco
JAKARTA, iNews.id - Pengacara Hotman Paris Hutapea melakukan salam komando dengan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir. Momen itu terjadi di hadapan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Pertemuan itu terlihat dalam unggahan Dasco melalui akun Instagram @sufmi_dasco pada Selasa (28/7/2026). Dalam foto tersebut, Hotman yang mengenakan blazer hitam putih berjabat tangan dengan Munir yang memakai kemeja cokelat. Dasco duduk di tengah keduanya sambil tersenyum.
“Persatuan Indonesia,” tulis Dasco dalam keterangan unggahannya.
Dasco menjelaskan pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi bersama Hotman dan Munir.
“Silaturahmi bersama Ketua Umum PWI @munir.akhmad dan @hotmanparisofficial hari ini,” demikian keterangan unggahan tersebut.
Sebelumnya, PWI melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya pada Senin (20/7/2026) terkait pernyataan yang dinilai merendahkan profesi wartawan. Laporan tersebut teregister dengan Nomor LP/B/5291/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Pelapor merupakan Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, Anrico Pasaribu. Hotman dilaporkan menggunakan Pasal 242 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Direktur Antikekerasan Wartawan PWI Pusat Edison Siahaan mengatakan langkah hukum ditempuh karena PWI menilai pernyataan Hotman menyinggung profesi wartawan. Dia juga menilai permintaan maaf Hotman belum cukup.
“Jadi untuk itu kita dari PWI, Persatuan Wartawan Indonesia Pusat ingin melaporkan orang yang menyebut bahwa wartawan itu punya otak nggak gitu lho ya. Seperti kita ketahui wartawan tuh cerdas-cerdas lho,” kata Edison kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Di sisi lain, Hotman telah menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram @hotmanparisofficial atas ucapannya yang viral.
“Dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan ‘lu punya otak nggak sih?’,” kata Hotman, Senin (20/7/2026).
Hotman menjelaskan ucapan tersebut merupakan potongan kutipan yang tidak disampaikan secara utuh.
“Tidak dikutip secara utuh kenapa saya mengucapkan itu,” ujar Hotman.
Dia mengaku terpancing emosi setelah menerima pertanyaan berulang dari wartawan terkait dugaan adanya agenda tersembunyi dan kekeliruan instansi penegak hukum dalam penanganan kasus mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
“Akhirnya saya jawab, kamu punya otak enggak sih. Maksudnya saya sudah jawab tadi, saya tidak tahu,” kata Hotman.
Editor: Puti Aini Yasmin