Dirut PT Inti Jadi Tersangka karena Suap Andra Y Agussalam Rp1 Miliar

Ilma De Sabrini ยท Rabu, 02 Oktober 2019 - 20:10 WIB
Dirut PT Inti Jadi Tersangka karena Suap Andra Y Agussalam Rp1 Miliar

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama (Dirut) PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti) Darman Mappangara (DMP) menjadi tersangka karena menyuap mantan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II (Persero) atau PT AP II, Andra Y Agussalam (AYA). DM menyuap Andra sejumlah Rp1 miliar.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengungkapkan, Darman memerintahkan staf PT Inti Taswin Nur (TSW), yang sudah menjadi tersangka, untuk memberikan uang pada AYA. Kemudian, pada 31 Juli 2019, Taswin meminta sopir Andra menjemput uang yang disebut dengan kode "barang paket" di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan pada pukul 16.00 WIB.

"TSW kemudian memberikan uang sejumlah Rp1 miliar dalam bentuk SGD96.700 yang terdiri dari 96 lembar pecahan 1.000 dan 7 lembar pecahan 100," ujarnya dalam konferensi pers di KPK, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

BACA JUGA:

Kasus Proyek di PT Angkasa Pura Porpertindo, KPK Tetapkan Dirut PT Inti Tersangka

KPK Incar Petinggi PT Angkasa Pura II dan PT INTI di Kasus Suap Andra Agussalam

Dirkeu PT Angkasa Pura II Diduga Terima Suap terkait Proyek Anak Usaha

Febri menuturkan, suap tersebut terkait beberapa proyek yang dijalani PT Inti di PT Angkasa Pura II (Persero). Bukti itu teridentifikasi dari komunikasi antara Darman dengan Andra terkait pengawalan proyek-proyek PT Inti.

Masih di hari yang sama pada 31 Juli 2019, sekitar pukul 20.00 WIB, Taswin bertemu dengan sopir AYA untuk penyerahan uang tersebut. Tim KPK melakukan tangkap tangan Taswin dan sopir Andra di pusat perbelanjaan usai transaksi haram tersebut.

Pada 2019, PT Inti mengerjakan tiga proyek di PT Angkasa Pura II (Persero) yakni Proyek Visual Docking Guidance System (VGDS) dengan nilai Rp106,48 miliar, Proyek Bird Strike Rp22,85 miliar dan Proyek pengembangan bandara Rp86,44 Milyar

Selain itu, PT Inti memiliki Daftar Prospek Project tambahan di PT Angkasa Pura II dan PT Angkasa Pura Propertindo, seperti Proyek X-Ray enam bandara senilai Rp100 miliar, Baggage Handling System di enam bandara Rp125 miliar, Proyek VDGS Rp75 miliar, Radar burung Rp60 miliar.


Editor : Djibril Muhammad