Disebut Jokowi Jadi Kandidat Capres 2024, Sandiaga Uno: Terlalu Dini

Wildan Catra Mulia ยท Minggu, 26 Januari 2020 - 19:56:00 WIB
Disebut Jokowi Jadi Kandidat Capres 2024, Sandiaga Uno: Terlalu Dini
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno. (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menanggapi penyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut dirinya bisa menjadi salah satu kandidat calon presiden (capres) 2024. Sandi tidak ingin terlampau jauh merespons wacana itu.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini menilai, kontestasi Pemilu Presiden 2024 masih jauh sehingga terlalu dini untuk membicarakannya. Hal ini juga telah ditegaskan oleh Presiden Jokowi.

"Saya ingin, sebetulnya tentu Presiden juga sudah mengatakan 2024 masih lama dan saya sangat setuju (dengan pernyataan) Pak Presiden. Jadi saya ingin kita narasinya politik, karena kita baru selesai kontestasi Pilpres 2019," kata Sandi di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Sandi menilai, sebagian masyarakat masih terkotak-kotak akibat Pilpres 2019. Karena itu, terpenting saat ini yaitu merangkul dan bekerja sama memajukan Indonesia.

Sandi kembali mengingatkan bahwa Presiden Jokowi sesungguhnya menekankan untuk merangkul seluruh elemen bangsa agar bersatu padu. Tujuannya, tidak ada lagi sekat-sekat dan perpecahan.

BACA JUGA: Jokowi Sebut Sandiaga Uno Kandidat Capres saat Hadir di Hipmi

Dia pun meminta masyarakat untuk tidak terjebak dalam narasi soal pencalonan Pilpres 2024. Selain terlalu dini, Sandi mengkhawatirkan hal ini akan kembali memicu perpecahan serta pengelompokan sehingga menimbulkan ketidakstabilan politik.

"Ini tugas kita empat tahun ke depan. Jangan kejebak lagi bicara politk 2024, terlalu dini, dan akhirnya ada potensi memecah-belah. Kita fokus saja pada bekerja nyata. Pemerintah ini diberikan kesempatan untum bekerja nyata berkontribusi pada bangsa," ucapnya.

Presiden Jokowi saat menghadiri acara pelantikan Badan Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta, Rabu (15/1/2020) secara khusus menyapa Sandi. Jokowi mengaku tidak hapal semua yang hadir.

"Yang saya hormati senior-senior Hipmi, mantan ketua umum yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, yang saya hapal hanya satu Bapak Sandiaga Uno," kata Jokowi, kemudian disambut tawa para tamu yang hadir.

Tak hanya itu, Jokowi memberikan sinyal Sandi bakal maju di 2024. Sinyal itu dilontarkan dengan nada pesan khusus. “Hati-hati 2024,” kata Jokowi, mengarah pada Sandi. Ucapan ini lagi-lagi disambut riuh anggota Hipmi.

Jokowi mengaku punya alasan mengapa memberikan sinyal tersebut. Pernyataan ini merespons Ketua Dewan Pembina Hipmi Bahlil Lahadalia yang menyebut di antara orang-orang yang hadir dalam acara Hipmi kemungkinan besar akan yang menjadi presiden.

"Tadi kan disampaikan Pak Bahlil, kemungkinan yang hadir di sini adalah kandidat di 2024. Kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya," ujar Jokowi.

Editor : Zen Teguh

Bagikan Artikel: