Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz
Advertisement . Scroll to see content

Distribusi Mulai Pulih, Harga Minyak Dunia Turun ke 89 Dolar AS per Barel

Selasa, 06 Oktober 2026 - 08:43:00 WIB
Distribusi Mulai Pulih, Harga Minyak Dunia Turun ke 89 Dolar AS per Barel
Ilustrasi harga minyak dunia mulai turun. (Foto: PT MUJ)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Harga minyak mentah dunia berada di kisaran 89 dolar AS per barel pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Harga kembali melemah untuk hari kedua berturut-turut seiring indikasi pemulihan pengiriman minyak dari kawasan Timur Tengah mendekati kondisi sebelum perang.

Mengutip data Trading Economics, laporan JPMorgan mencatat volume distribusi minyak mentah telah melonjak menjadi 17,5 juta barel per hari. Angka tersebut setara 98 persen dari kapasitas sebelum perang.

Sementara itu, pasokan produk olahan seperti bensin dan solar telah mencapai 3 juta barel per hari atau sekitar 58 persen dari tingkat sebelum perang.

Pemulihan distribusi juga terlihat dari aktivitas sejumlah negara produsen minyak di kawasan Teluk. Mereka tetap mengirimkan muatan dalam volume besar melalui Selat Hormuz meski risiko keamanan maritim masih tinggi.

Irak bahkan kini aktif mencarter tambahan kapal sewaan untuk mengangkut kargo minyak melewati jalur perairan strategis tersebut.

Di sisi lain, Kuwait menyatakan produksi minyaknya telah kembali mencapai sekitar 75 persen dari kapasitas normal sebelum konflik dengan Iran pecah.

Perbaikan pasokan turut diikuti langkah Arab Saudi yang memangkas harga jual resmi minyak mentah andalannya bagi pelanggan di kawasan Asia. Kebijakan tersebut dilakukan setelah kelancaran rantai pasok membaik.

Perkembangan pasokan Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang menekan harga minyak dunia. Pasar kini juga menunggu laporan Prospek Energi Jangka Pendek atau Short-Term Energy Outlook (STEO) dari Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) yang dijadwalkan terbit Selasa (6/10/2026).

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut