Ditemani Erick Thohir, Jokowi Resmikan Pembangunan Smelter Freeport di Jatim

Fahreza Rizky · Selasa, 12 Oktober 2021 - 11:51:00 WIB
Ditemani Erick Thohir, Jokowi Resmikan Pembangunan Smelter Freeport di Jatim
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan peletakkan batu pertama (groundbreaking) pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus KEK) Gresik. (Foto: Biro Setpres)

JAKARTA, iNews.id — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan peletakkan batu pertama (groundbreaking) pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus KEK) Gresik, Provinsi Jawa Timur, Selasa (12/10/2021). Dalam peresmian pembangunan pabrik smelter itu, Jokowi nampak ditemani oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Selain itu, ada pula Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Seskab Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, hari ini saya nyatakan dimulai groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di kawasan KEK Gresik Provinsi Jawa Timur," ucap Jokowi dilihat dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Jokowi berujar, smelter yang akan dibangun dengan single line ini adalah yang terbesar di dunia. Bahkan memiliki kapasitas untuk mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga pertahun. Selain itu, pembangunan ini juga diklaim menyerap 40.000 tenaga kerja.

"Tadi di sampaikan Pak Menteri bahwa ini dalam masa konstruksi saja akan ada 40.000 tenaga kerja yang bisa bekerja. Artinya terbuka lapangan pekerjaan akan banyak sekali di Gresik dan provinsi Jatim, belum nanti kalau sudah beroperasi," tuturnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan, kapasitas smelter yang mampu mengolah 1,7 ton konsentrat tembaga pertahun adalah sangat besar. Karenanya, ia yakin pembangunan ini akan membawa efek positif bagi perekonomian Tanah Air.

"Tadi kita mendapatkan laporan smelter yang akan dibangun ini dengan design single line ini terbesar di dunia karena mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga pertahun," katanya.

"Bapak Ibu bisa bayangkan 1,7 juta ton, itu kalau dinaikkan truk yang kecil itu, yang bisa mengangkut 3-4 ton berarti berapa truk yang akan berjejer di sini? Kalau isinya 3 ton isinya 3 ton saja 1 truk kecil itu berarti akan ada 600 ribu truk berjejer di sini bayangkan, ini gede sekali  atau 480.000 ton logam tembaga," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda