Dituding Rapat dengan Jenderal Terkait Penyadapan, Bahlil Ancam Layangkan Somasi: Jangan Fitnah!
"Dan saya memberikan kepada tadi itu ada senior saya juga, senior saya yang merasa paling pintar bicara, ya sering pakai kacamata orangnya, di podcast. Ya saya bilang kalau memang itu dinyatakan bahwa diduga saya, buktikan! Kalau tidak, saya akan somasi! Kalau tidak, saya akan proses secara hukum! Karena ini berbahaya," katanya.
Bahlil memastikan akan mengambil langkah hukum jika tudingan tersebut tidak disertai bukti. Dia bahkan memberikan tenggat waktu kepada pihak yang dianggap menyebarkan fitnah sebelum membawa perkara tersebut ke jalur hukum.
"Dan saya kasih waktu, saya akan habis ini pulang saya akan somasi orang-orang itu. Saya akan kasih waktu ya 3 kali 24 jam lah. Saya akan kasih somasi. Kalau tidak, ya negara kita kan negara hukum, saya akan menempuh jalur hukum," katanya.
Menurut Bahlil, tudingan tersebut bukan sekadar persoalan pribadi, tetapi juga menyangkut kehormatan partai dan jabatan ketua umum yang diembannya. Dia menegaskan tidak akan mundur menghadapi pihak yang menyampaikan tuduhan tanpa dasar.
"Karena bicara partai, itu marwah partai. Ketua umum partai, itu marwah. Jadi saya tidak mau mundur dari orang-orang kayak gini. Enggak bisa. Masa atas nama sebuah demokrasi ngomongnya ngawur? Nanti lama-lama orang baru bangun tidur mimpi, enggak tahu malam minum apa, tiba-tiba bicara bangsa," tambahnya.