Djoko Tjandra Disebut Bikin e-KTP Sehari Jadi, Ini Kata Dukcapil Kemendagri

Riezky Maulana ยท Senin, 06 Juli 2020 - 12:59 WIB
Djoko Tjandra Disebut Bikin e-KTP Sehari Jadi, Ini Kata Dukcapil Kemendagri

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Arief Fakhrulloh

JAKARTA, iNews.id - Buronan kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra disebut dapat membuat Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) hanya sehari jadi dari perekaman hingga pencetakan. Informasi tersebut disampaikan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Arief Fakhrulloh mengatakan terlebih dahulu akan mengecek kebenaran informasi tersebut. "Kami cek dulu," katanya kepada iNews.id, Senin (6/7/2020).

Sebelumnya, Koordinator MAKI Boyamin Saiman menyebutkan, e-KTP Djoko Tjandra dicetak di Kelurahan Gorogol Selatan tertulis atas nama Joko Soegiarto Tjandra pada 8 Juni 2020. Pada hari yang sama, berdasarkan penelusuran MAKI, Djoko Tjandra mendaftarkan permohonan peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dengan e-KTP yang baru jadi tersebut.

Menurut MAKI, KTP yang digunakan Djoko Tjandra seharusnya tidak sah lantaran yang bersangkutan telah menjadi warga negara Papua Nugini. Djoko Tjandra berada di luar negeri hingga Mei 2020 dan tidak bisa melakukan rekam data KTP karena sesuai ketentuan datanya nonaktif sejak 31 Desember 2018.

"Meskipun datanya telah nonaktif, ternyata Djoko Tjandra diduga bisa melakukan cetak KTP Elektronik pada tanggal 8 Juni 2020 dan diduga melakukan rekam data pada tanggal yang sama, 8 Juni 2020. Rekam data dan cetak KTP dilakukan di kantor Dinas Dukcapil Jakarta Selatan," tuturnya.

PN Jaksel, menurut Boyamin, semestinya menghentikan proses persidangan PK yang diajukan Djoko Tjandra. Diberitakan sebelumnya, PN Jaksel kembali menunda sidang permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Djoko Tjandra karena dirinya selaku pemohon tidak hadir. Sidang Djoko Tjandra diundur 20 Juli.

Djoko Tjandra untuk kedua kali tidak hadir setelah pada 29 Juni 2020 dan hari ini. "Kita kembali undur dua Minggu lagi dengan waktu yang sama pukul 10.00 WIB dan lokasi yang sama. Ini kesempatan terakhir," kata Majelis Hakim Pengadilan Nazar Effriandi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/7/2020).

Editor : Djibril Muhammad