Djoko Tjandra Ditangkap, DPR Harap Kasus Cessie Bank Bali Terungkap

Kiswondari ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 01:15 WIB
Djoko Tjandra Ditangkap, DPR Harap Kasus Cessie Bank Bali Terungkap

Djoko Tjandra (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Penangkapan buron kelas kakap Djoko Tjandra diharapkan bisa menjadi pintu masuk kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali yang selama belasan tahun belum tuntas.

Anggota Komisi III DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan Djoko Tjandra sempat buron selama 11 tahun. Namun secara mengejutkan bisa dengan mudah masuk ke Jakarta dan sempat membuat e-KTP.

“Penangkapan Djoko Tjandra menjadi bukti jika komitmen Polri dalam mengusut tuntas kasus Djoko Tjandra yang sempat mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kasusnya ke Mahkamah Agung (MA) meskipun berstatus sebagai buronan bukan isapan jempol. Tentu ini kami sangat menghargai capaian prestasi ini,” kata Anggota Komisi III DPR Cucun Ahmad Syamsurijal kepada wartawan, Jumat (31/7/2020).

Ketua Fraksi PKB DPR ini mengaku kasus masuknya Djoko Tjandra ke Indonesia untuk mengajukan PK ke MA memang sempat menampar wajah institusi penegak hukum di Indonesia.

“Penangkapan Djoko Tjandra menjadi menjadi oase atas dahaga publik untuk melihat penegakan hukum benar-benar dilakukan di Indonesia,” ujarnya.

Cucun mengapresiasi turunnya Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang secara langsung memimpin tim memburu Djoko Tjandra ke Malaysia. Apalagi diketahui jika skenario penangkapan Djoko Tjandra di luar negeri disusun tim Bareskrim sejak beberapa pekan lalu.

“Penangkapan Djoko Tjandra menunjukkan banyak hal kepada publik. Pertama bukti jika komitmen Polri dalam menangkap Djoko Tjandra bukan sekedar lips service,” kata Cucun.

Terlebih, sambung legislator Dapil Jawa Barat ini, dalam mengusut kasus Djoko Tjandra ini Polri telah mencopot bahkan melakukan pemidanaan kepada oknum jenderal yang membantu pelarian salah satu konglomerat di masa orde baru tersebut. Polri juga membuktikan bahwa mereka mampu menjalin kerja sama dengan mitra mereka di dunia internasional.

“Seperti kita ketahui proses penangkapan Djoko Tjandra merupakan bentuk hubungan police to police (P to P) antara Mabes Polri dan Polisi Diraja Malaysia. Ini menunjukkan jika Polri mampu mengalang Kerjasama internasional dalam menuntaskan sebuah kasus hukum. Ini menjadi catatan prestasi tersendiri,” katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq