Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Jamin Biaya Pasien Cuci Darah BPJS Nonaktif? Ini Kata Wamenkes!
Advertisement . Scroll to see content

Doni Monardo Sebut Masih Ada Daerah yang Belum Distribusikan APD ke RS

Selasa, 24 Maret 2020 - 15:04:00 WIB
Doni Monardo Sebut Masih Ada Daerah yang Belum Distribusikan APD ke RS
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah daerah diketahui ada yang belum mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) ke sejumlah rumah sakit di wilayahnya. Hal itu disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo.

"Pengalaman mulai kemarin sampai dini hari tadi teryata masih ada rumah sakit yang belum dapat APD, padahal provinsinya telah disitribusikan," ujarnya dalam jumpa pers di Gedung BNPB, Selasa (24/3/2020).

Oleh karena itu, Doni meminta sejumlah pihak khususnya kepala daerah untuk memastikan APD benar-benar tersalurkan ke semua rumah sakit. Mengingat, rumah sakit sangat membutuhkan APD untuk keselamatan para pekerja.

"Jadi mohon kepada bapak gubernur untuk bisa kerja sama pada pangdam dan kapolda supaya apabila barang ini tiba sesegera mungkin didistribusikan ke rumah-rumah sakit yang memerlukan," katanya.

Hingga saat ini, Doni memastikan, pemerintah akan terus memberikan dukungan dengan mengirimkan APD kepada rumah sakit guna memastikan para tenaga medis mendapatkan rasa aman agar tak tertular atau terpapar virus corona dari pasien yang ditangani.

"Sampai dengan hari ini gugus tugas telah menyalurkan sebanyak 105 ribu potong alat pelindung diri ke sejumlah provinsi khususnya provinsi-provinsi yang ada di Pulau Jawa. Mengingat Pulau Jawa menjadi paling banyak terpapar khususnya di Jakarta," kata Doni.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut