DPD Juluki Jokowi Bapak Infrastruktur, Ini Penjelasannya
“Sebagai anggota DPD yang mewakili daerah, kami melihat sendiri bagaimana pembangunan infrastruktur memberikan perubahan bagi masyarakat. Ada daerah yang sebelumnya sulit dijangkau, kemudian aksesnya terbuka. Ada sentra produksi yang semakin mudah terhubung dengan pasar. Ini adalah warisan pembangunan yang manfaatnya tidak berhenti ketika sebuah pemerintahan berganti,” kata Bustami.
Dia menilai penghargaan terhadap karya pemimpin terdahulu bukan berarti mengabaikan kekurangan yang pernah terjadi. Sebaliknya, hal tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap kontribusi nyata sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan nasional.
“Yang paling penting adalah bagaimana karya yang sudah baik dilanjutkan, disempurnakan, dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. Pembangunan Indonesia tidak boleh berhenti hanya karena pergantian kepemimpinan. Apa yang sudah menjadi fondasi harus kita rawat dan terus kita kembangkan,” katanya.
Bustami juga mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dia berharap pemerintahan saat ini terus memperkuat pembangunan yang berorientasi pada pemerataan sekaligus melanjutkan fondasi pembangunan yang telah diletakkan pemerintahan sebelumnya.
“Bagi kami di daerah, pembangunan itu bukan sekadar angka dan statistik. Pembangunan adalah jalan yang bisa dilalui, jembatan yang menghubungkan, irigasi yang menghidupkan pertanian, pelabuhan yang membuka perdagangan, dan akses yang membuat masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk maju,” katanya.