Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivis Konservasi Orang Utan Birute Galdikas Meninggal, Kemenhut Berduka
Advertisement . Scroll to see content

DPR Minta Kemenhut Siaga Karhutla, Ingatkan Titik Panas Mulai Terdeteksi di Riau

Rabu, 01 April 2026 - 16:44:00 WIB
DPR Minta Kemenhut Siaga Karhutla, Ingatkan Titik Panas Mulai Terdeteksi di Riau
Anggota Komisi IV DPR Rajiv. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi IV DPR meminta Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) untuk mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau panjang 2026. Dia mengatakan titik panas alias hotspot mulai terdeteksi di Riau menjelang musim kemarau 2026.

Anggota Komisi IV DPR Rajiv memandang langkah kesiapsiagaan seperti apel siaga dan jambore karhutla yang telah dilakukan perlu ditingkatkan. Dia meminta kegiatan itu tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diikuti dengan langkah konkret di lapangan.

“Koordinasi dengan daerah-daerah rawan harus terus diperkuat. Sekarang memang sudah ada apel dan jambore, tapi itu harus ditingkatkan lagi dengan kesiapan nyata di lapangan,” kata Rajiv, dikutip Rabu (1/4/2026).

Terlebih, kata dia, sejumlah wilayah mulai menunjukkan tanda-tanda awal peningkatan titik panas. Dia mengatakan hotspot sudah terdeteksi di sejumlah kabupaten di Riau dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Riau tercatat sebagai wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi di Sumatra periode 1 Januari hingga 25 Maret 2026, yakni 302 titik panas dari total 582 titik panas di Sumatra. 

Adapun data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan luas karhutla di Riau tercatat 2.713,26 hektare dalam kurun waktu 1 Januari hingga 24 Maret 2026.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut