DPR Nilai Penegakan HAM Era Prabowo Meningkat, Kritik Masih Punya Ruang
Meski menilai terdapat capaian, Sugiat juga menyinggung sejumlah persoalan HAM yang menjadi perhatian publik. Salah satunya kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Dalam kasus tersebut, Sugiat mendesak agar para pelaku diadili melalui peradilan koneksitas. Jika mekanisme itu tidak digunakan, dia menilai perkara tersebut dapat diproses melalui peradilan umum.
Terkait kebebasan berekspresi, Sugiat menilai masyarakat masih memiliki ruang untuk menyampaikan kritik dan masukan kepada pemerintah, selama tidak melanggar hukum.
"Tapi kalau dalam konteks kebebasan berekspresi, saya pikir memang di 2 tahun pemerintahan ini masih ya pemerintahan Pak Prabowo memberi memberi ruang selebar-lebarnya untuk siapa pun untuk katakanlah menyampaikan kritikannya, menyampaikan masukannya selama misalnya tidak tidak melanggar hukum ya," ujar Sugiat.
Editor: Donald Karouw