Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri KKP Trenggono Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan Lobster, Bidik Potensi Rp17,9 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Duh! RI Kehilangan Rp17,9 Triliun per Tahun gegara Penyelundupan Benih Lobster!

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:05:00 WIB
Duh! RI Kehilangan Rp17,9 Triliun per Tahun gegara Penyelundupan Benih Lobster!
Ilustrasi penyelundupan benih lobster rugikan negara hingga Rp17,9 triliun. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Trenggono menyayangkan potensi besar benih lobster tersebut belum memberikan manfaat ekonomi secara maksimal. Padahal, ketersediaan BBL dinilai dapat mendukung pengembangan usaha budidaya lobster dan meningkatkan nilai tambah industri perikanan Indonesia.

Menurut dia, besarnya potensi benih belum membuat Indonesia unggul dalam industri budidaya lobster. Pemerintah telah melakukan sejumlah uji coba budidaya di berbagai wilayah, termasuk Batam dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Namun, tingginya permintaan benih lobster dari negara tetangga menjadi salah satu kendala. Nelayan dinilai lebih terdorong menjual benih secara langsung karena proses pembesaran membutuhkan waktu dan biaya yang besar.

"Kebutuhan akan BBL yang dibutuhkan oleh negara tetangga kita yang sangat besar, itu yang menyebabkan masyarakat kita dengan mudahnya segera menjual benih bening lobster itu daripada dibesarkan yang butuh waktu dan biaya yang besar," ujarnya.

Selain permintaan pasar, perbedaan harga di Indonesia dan Vietnam turut mendorong praktik penyelundupan BBL. Trenggono menyebut harga benih lobster di tingkat nelayan Indonesia berkisar Rp8.500 per ekor.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut