Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih
Advertisement . Scroll to see content

Eks Bos WHO Beberkan Fakta Mengkhawatirkan Wabah Ebola 2026, Dunia Harus Waspada!

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:45:00 WIB
Eks Bos WHO Beberkan Fakta Mengkhawatirkan Wabah Ebola 2026, Dunia Harus Waspada!
Virus Ebola di Kongo yang saat ini mewabah tidak ada obat dan vaksinnya. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

"Kalau sudah masuk area urban, tentu risiko penyebarannya menjadi lebih besar," katanya.

WHO juga melaporkan adanya kematian pada tenaga kesehatan. Hal ini dinilai menjadi tanda bahwa penularan kemungkinan sudah terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan.

Tak hanya soal penularan, kondisi sosial di wilayah terdampak juga memperumit situasi. Prof Tjandra menjelaskan, beberapa daerah terjangkit mengalami konflik dan gangguan keamanan. Lebih dari 100 ribu warga bahkan dilaporkan mengungsi.

Di sisi lain, terdapat kawasan pertambangan dengan aktivitas dan perpindahan manusia yang tinggi. Kondisi tersebut dinilai dapat mempercepat penyebaran virus antardaerah.

Yang paling menjadi tantangan, wabah kali ini disebabkan oleh virus Bundibugyo, salah satu jenis Ebola yang hingga kini belum memiliki vaksin maupun obat khusus.

"Dengan lima perkembangan ini, maka tentu kita harus lebih meningkatkan pengawasan dan mempersiapkan kegiatan antisipasi yang diperlukan," ujar Prof Tjandra.

Dia menegaskan, dunia perlu meningkatkan kewaspadaan, mulai dari pengawasan kesehatan, kesiapan rumah sakit, hingga deteksi dini di pintu masuk negara untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut