Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Masih Bergantung ke Impor Energi, MPR Dorong Revisi UU Migas hingga EBT
Advertisement . Scroll to see content

ESDM: Porsi EBT di Bauran Energi Naik Jadi 15,75 Persen, Tambahan Terbesar dari PLTA

Kamis, 08 Januari 2026 - 14:11:00 WIB
ESDM: Porsi EBT di Bauran Energi Naik Jadi 15,75 Persen, Tambahan Terbesar dari PLTA
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: Iqbal Dwi Purnama)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menjelaskan, peningkatan bauran EBT menjadi faktor penting untuk menekan ketergantungan terhadap energi fosil, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah fluktuasi harga energi global. 

Selain itu, pengembangan EBT juga sejalan dengan komitmen penurunan emisi dan target transisi menuju energi bersih.

Namun, Bahlil mengakui capaian bauran EBT saat ini masih berada di bawah target jangka menengah pemerintah. Oleh karena itu, percepatan proyek-proyek pembangkit EBT, penyederhanaan perizinan, serta skema insentif investasi akan terus diperkuat pada 2026.

"Sebenarnya kita penambahan EBT ini cukup besar di tahun 2025. Tapi kalau dikonversi menjadi persentase karena ada penambahan 7 GW dari gas dan batubara maka persentasenya menjadi turun," tuturnya.

Pemerintah berharap tren kenaikan bauran EBT yang terjadi pada 2025 dapat berlanjut pada tahun berikutnya, seiring masuknya proyek PLTA skala besar, panas bumi, serta ekspansi pembangkit surya di berbagai wilayah.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut