Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Tetapkan 2 Eks Pejabat Kementerian ESDM Jadi Tersangka Korupsi Proyek Penerangan Jalan
Advertisement . Scroll to see content

ESDM Tambah Kuota Impor BBM SPBU Swasta, Segini Besarannya

Senin, 05 Januari 2026 - 21:21:00 WIB
ESDM Tambah Kuota Impor BBM SPBU Swasta, Segini Besarannya
Kementerian ESDM telah memberikan kuota impor kepada operator SPBU swasta tahun 2026 dengan kenaikan dari tahun lalu. (Foto: Ilustrasi/Dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memberikan kuota impor bahan bakar minyak (BBM) kepada operator SPBU swasta tahun 2026. Kuota tersebut naik dibandingkan dari tahun lalu.

Namun, Kementerian ESDM tidak menjelaskan secara rinci tambahan volume impor yang diberikan kepada SPBU swasta untuk tahun ini.

"Sudah (diberikan izin impor). (Kenaikannya 10 persen dari tahun 2025?) miriplah sama," ucap Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman saat ditemui di Kantor BPH Migas usai acara Penutupan Posko Nataru, Jakarta, Senin (5/1/2025).

Laode menambahkan, dengan pemberian kembali kuota impor untuk operator swasta, pasokan BBM di SPBU bisa kembali normal, dan tidak terjadi polemik kelangkaan seperti yang terjadi di penghujung tahun lalu.

"Bukan segera normal, harusnya sudah normal (pasokan BBM di SPBU). Kan kita tidak ada menghentikan (impor SPBU swasta)," tuturnya.

Sebelumnya, Laode menyebut pemberian kuota impor BBM untuk SPBU swasta tahun 2026 akan mempertimbangkan konsumsi BBM pada tahun 2025. 

Pihaknya telah melakukan prognosa konsumsi BBM tahun 2025 hingga akhir Desember 2025. Termasuk menghitung kekurangan yang sebelumnya terjadi di SPBU swasta.

"Kemungkinan polanya seperti itu, 100 plus 10 persen. Tapi kan referensi tahunnya beda, kalau tahun ini pakai referensi tahun 2024, tahun depan (2026) pakai referensi (prognosa konsumsi BBM) tahun 2025," kata Laode saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (7/11/2025).

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung mengungkapkan, SPBU swasta telah mengajukan kuota impor BBM kepada pemerintah. Jumlah kenaikan kuota impor akan disesuaikan dengan realisasi penjualan yang dilakukan tahun 2025.

"SPBU swasta sudah mengajukan kuota untuk tahun 2026. Seharusnya itu sudah tahap penyelesaian di Dirjen Migas. Untuk tahun 2026 itu menyesuaikan dengan penjualan, kemudian itu juga ada asumsi kenaikan," kata Yuliot di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (2/1/2026).

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut