Fahri Hamzah Minta Gibran Urungkan Niat Maju di Pilwalkot Solo 2020

Felldy Utama ยท Rabu, 09 Oktober 2019 - 14:32 WIB
Fahri Hamzah Minta Gibran Urungkan Niat Maju di Pilwalkot Solo 2020

Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta GIbran Rakabuming mengurungkan diatnya maju di Pilkada Wali Kota Solo 2020. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming mengurungkan niatnya maju dalam pencalonan Wali Kota Solo 2020. Menurut dia, Gibran tak perlu masuk ke dalam kekuasaan meskipun itu merupakan pilihan rakyat.

Fahri mengatakan, jika Gibran tetap masuk ke dalam kekuasaan, maka itu akan merusak reputasi Jokowi sebagai Presiden. "Pak Jokowi dicitrakan bersih dan tidak haus kekuasaan. Kalau anak-anaknya masuk politik seperti yang lain, nanti citra itu tergerus," kata Fahri kepada wartawan, Rabu (9/10/2019).

BACA JUGA:

Gibran Daftar Jadi Kader PDIP untuk Persiapan Maju di Pilwalkot Solo 2020

PDIP soal Gibran Rakabuming di Pilwakot Solo: Dinasti Politik Itu Sah

Pilkada Solo 2020, Gibran Rakabuming: Kota Solo Butuh Sentuhan Anak Muda

Politikus asal Sumbawa itu juga meminta Gibran tidak terpengaruh orang-orang di sekitaran kekuasaan yang mendorong-dorongnya maju dalam pencalonan di Pilkada serentak 2020 mendatang.

"Jangan mau diolok-olok oleh penjilat yang akhirnya merusak susu sebelanga, mendingan susu dibikin martabak saja... eman-eman," ujar Fahri.

"Penjilat selalu ada di sekitar kekuasaan yang kerjanya asal bapak senang," kata salah satu pendiri ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) ini.

Saat ini Gibran sudah menjadi kader PDI Perjuangan. Dia mengaku siap maju sebagai kandidat calon Wali Kota Solo pada Pilkada 2020 bila partai menugaskan dirinya.

"Nanti bisa ditanyakan ke Pak Rudy (Ketua DPC PDIP Solo) lagi. Yang jelas saya mengikuti arahan dan keputusan dari partai," kata Gibran Rakabuming kepada wartawan di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Solo, Senin, 23 September 2019.


Editor : Djibril Muhammad