Fantastis! Beban Ekonomi akibat DBD di Indonesia Nyaris Rp9 Triliun pada 2024
Dia mengatakan proses pemulihan pasien dengue juga membutuhkan waktu yang tidak singkat, yakni sekitar satu hingga dua minggu. Kondisi tersebut membuat dampak ekonomi yang ditimbulkan semakin besar karena pasien maupun anggota keluarga belum bisa kembali beraktivitas secara normal.
Studi UGM juga menunjukkan bahwa hilangnya produktivitas menjadi salah satu komponen terbesar dalam beban ekonomi dengue.
Pada kelompok peserta JKN, kerugian akibat hilangnya waktu produktif masyarakat diperkirakan mencapai 115 juta dolar AS atau sekitar Rp1,81 triliun sepanjang 2024. Sementara pada kelompok non-JKN, kerugian produktivitas diperkirakan mencapai 47,8 juta dolar AS atau sekitar Rp755,2 miliar.
Melihat besarnya dampak tersebut, para ahli menilai penanganan dengue perlu dilakukan secara lebih menyeluruh. Selain pengendalian vektor melalui pemberantasan sarang nyamuk, diperlukan pula penguatan deteksi dini di fasilitas kesehatan, edukasi kepada masyarakat, hingga pemanfaatan inovasi pencegahan seperti vaksin DBD sebagai bagian dari strategi pengendalian dengue di Indonesia.
Editor: Muhammad Sukardi