Fantastis! Biaya Pengobatan Kanker Tembus Rp5,9 Triliun
Untuk menekan angka kematian sekaligus pembiayaan, pemerintah menggulirkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara. Lewat program Cek Kesehatan Gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, Kemenkes menargetkan skrining terhadap 40 juta perempuan berusia di atas 30 tahun.
Namun, partisipasi masyarakat masih jauh dari harapan. Dari target tersebut, baru sekitar 4 juta perempuan yang telah menjalani skrining.
“Dari 4 juta yang diskrining, ditemukan sekitar 1.700 kasus kanker yang membutuhkan pengobatan. Mayoritas kasus ini berpotensi selamat jika ditangani segera. Mari kita dorong seluruh sasaran untuk datang ke Puskesmas, jangan menunggu sakit,” tegas Menkes.
Di kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Linda Agum Gumelar mengapresiasi langkah pemerintah dalam menyediakan fasilitas skrining hingga ke daerah. Sebagai penyintas kanker, ia menegaskan bahwa deteksi dini menjadi kunci utama kesembuhan.
“Saya mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk datang ke Puskesmas terdekat. Jika kanker payudara ditemukan pada tahap awal dan diobati secara medis, Anda pasti akan sehat kembali. Saya adalah buktinya,” kata Linda.
Editor: Muhammad Sukardi