Gaet Suara Kaum Muda, Peneliti Sarankan Parpol Harus Rajin Buat Program dan Konten
Berdasarkan analisis dilakukan Polstat, dijelaskannya, untuk meraup suara anak muda parpol harus melakukan beberapa langkah strategis.
Di antaranya, setelah kalangan generasi milenial dan Gen Z dirangkul, parpol perlu memasukkan mereka sebagai kader-kader mudanya untuk menjadi caleg.
"Ini juga untuk menarik kaum muda lainnya," jelas dia.
Selain itu, kata dia, kalangan milenial dan Gen Z yang menjadi kader muda di dalam tubuh parpol perlu diajak menjadi juru bicara dari partai tersebut.
Kemudian, perlunya parpol melakukan rutinitas dengan menggelar program-program anak muda sebagai edukasi pendidikan, baik itu tentang ketenagakerjaan-lapangan kerja dan program lain yang menarik hati kalangan anak muda.
"Kalangan muda kita ini labil dan sering berubah haluan karena itu parpol harus sering melakukan program dan menyusun strategi baru," ujar dia.
Ia menjelaskan selain suara kalangan milenial dan Gen Z yang perlu dirawat di Pemilu 2024, terdapat pula suara generasi native yang kesehariannya selalu berdampingan dengan teknologi dan lebih banyak memanfaatkan waktunya untuk berselancar di sosial media.
"Mereka-mereka ini setiap harinya tidak lepas dari yang namanya teknologi informasi. Maka parpol harus gencar membuat konten yang menarik sehingga pesan politik yang disampaikan dapat diterima oleh kaum muda," katanya.
Editor: Faieq Hidayat