Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Konektivitas Internet Pasca Gempa NTT, Komdigi Kirim 20 Perangkat Starlink 
Advertisement . Scroll to see content

Gerak Cepat! Menteri PU Kebut Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera hingga NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25:00 WIB
Gerak Cepat! Menteri PU Kebut Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera hingga NTT
Menteri PU Dody Hanggodo (kiri). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi tersebut membuat pekerjaan Kementerian PU berlanjut meski fase tanggap darurat telah berakhir. Setelah akses jalan dan layanan dasar kembali dipulihkan, tahap berikutnya diarahkan pada rehabilitasi infrastruktur sekaligus penguatan mitigasi bencana.

Salah satunya dilakukan di kawasan Gunung Marapi, Sumatera Barat. Pemerintah mulai membangun delapan sabo dam tahap pertama sejak Maret 2026. Lima berada di Kabupaten Tanah Datar dan tiga lainnya di Kabupaten Agam.

Delapan sabo dam tersebut dirancang memiliki kapasitas tampung sedimen sekitar 440.000 meter kubik.

Pemerintah juga merencanakan pembangunan 56 sabo dam secara bertahap di 24 sungai sepanjang 2026-2029. Infrastruktur tersebut disiapkan untuk menahan material dan mengurangi dampak apabila aktivitas Gunung Marapi kembali memicu aliran material ke wilayah di bawahnya.

Dari Sumatera hingga NTT, penanganan yang dilakukan Dody Hanggodo menunjukkan pola yang sama, yakni bergerak cepat saat bencana terjadi, memulihkan konektivitas dan layanan dasar, kemudian memastikan rehabilitasi serta mitigasi terus berjalan.

Kecepatan pada fase awal menjadi penting karena akses yang terputus dapat menghambat distribusi bantuan dan pelayanan kepada masyarakat. Namun, pemulihan tidak berhenti setelah jalan kembali dapat dilalui.

Air bersih, hunian, irigasi, bendung, fasilitas publik hingga infrastruktur mitigasi juga harus dipastikan kembali berfungsi agar wilayah terdampak tidak hanya pulih, tetapi lebih siap menghadapi ancaman bencana berikutnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut