Gerbang Tol Pejompongan Membara Dibakar Demonstran

Felldy Utama, Antara, Wildan Catra Mulia, Aditya Pratama ยท Selasa, 24 September 2019 - 21:41:00 WIB
Gerbang Tol Pejompongan Membara Dibakar Demonstran
Api membara dari Gerbang Tol Pejompongan yang diduga dibakar demonstran dalam aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/9/2019). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.idAksi demonstrasi mahasiswa di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, berujung anarkistis, Selasa (24/9/2019) malam. Setelah pos polisi di Jalan Gerbang Pemuda dibakar, kini giliran Gerbang Tol Pejompongan dekat kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang hangus dilalap api.

Pantauan di lokasi, api membara di Gerbang Tol Dalam Kota kawasan Slipi tersebut. Lokasi ini menjadi salah satu titik konsentrasi mahasiswa. Mereka sebelumnya dipukul mundur dari gerbang Gedung DPR.

Situasi terus memanas. Para demonstran melemparkan batu ke arah barikade polisi yang menggunakan tameng dan mobil taktis water cannon. Tembakan gas air mata masih terdengar.

Tidak hanya di Pejompongan, Gerbang Tol di depan Gedung DPR/MPR RI juga diduga dibakar para demonstran pada Selasa sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepolisian mengerahkan dua mobil taktis water cannon untuk memadamkan api, saat ini api masih menyala melalap bangunan pintu tol sudah bisa dikendalikan.


Sejumlah motor yang terparkir di depan pintu gerbang DPR yang berseberangan dengan BPK RI juga rusak akibat bentrok mahasiswa dan petugas.

Gabungan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi sejak siang Selasa, mereka menyampaikan tuntutan soal penolakan RKUHP,UU KPK, dan RUU menyangkut agraria.

Ribuan mahasiswa berasal dari berbagai kampus di Jakarta dan sekitarnya, antara lain Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Trisakti, Universitas Paramadina dan Universitas Kristen Indonesia, Universitas Lampung, perwakilan UGM, Cipayung plus, HMI, dan GMNI.

Selain itu, mahasiswa juga berasal dari Aliansi Mahasiswa Banten yakni dari, Universitas Banten Jaya, Universitas Tirta, Bina Bangsa dan beberapa perguruan tinggi lainnya di Banten.

Bentrokan terjadi mulai Selasa petang saat mahasiswa berupaya merangsek ke Gedung DPR. Mereka kecewa karena wakil rakyat tak mengundang perwakilan mahasiswa untuk berdialog. 

Sejumlah mahasiswa pun mulai memanjat pagar gerbang. Sebagian lain mendorong keras-keras gerbang itu. Saat itu lah polisi mulai menyemprotkan water cannon dan menembakkan gas air mata.

Saat magrib menjelang, mahasiswa dipukul mundur. Mereka terpecah menjadi dua kelompok besar. Satu kelompok mundur ke arah Slipi dan lainnya ke belakang Gedung DPR di Jalan Asia Afrika. 

Mahasiswa pun melemparkan botol-botol plastik dan batu untuk merespons tembakan gas air mata. Mahasiswa yang terdesak mundur ke arah Jalan Gerbang Pemuda Senayan. Di tempat itu, pos polisi dibakar.

Editor : Zen Teguh

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda