GKSR Tancap Gas! Partai Nonparlemen Siapkan Kajian Isu-Isu Strategis Pemilu
JAKARTA, iNews.id - Gerakan koalisi partai nonparlemen yang tergabung dalam Sekretaris Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) akan mengkaji isu-isu strategis sistem pemilu di Indonesia. Sekretaris Jenderal Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengungkapkan, fokus utama GKSR tidak hanya pada Pilkada, melainkan juga isu-isu strategis lain yang selama ini dianggap jadi penghalang partai-partai nonparlemen.
"Kami akan mengkaji secara lebih mendalam terkait dengan Pilkada, dan yang juga kita akan kaji, yang lebih penting, adalah terkait dengan isu-isu strategis pemilu," ujar Ferry usai pertemuan Sekber GKSR, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).
Ferry mengatakan, isu tersebut akan dibahas melalui Badan Pekerja. Sedianya, ada empat agenda utama yang akan menjadi fokus kajian Badan Pekerja tersebut, pertama ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.
Kedua, verifikasi partai politik, mulai dari proses pendaftaran dan penentuan partai sebagai peserta pemilu. Ketiga, bantuan politik (Banpol), terakhir sistem pemilu.
Politisi Partai Perindo Harap Revisi UU Pemilu Bahas 2 Hal Penting Ini
"Mulai minggu depan kita sudah mulai proses pembahasan di Badan Pekerja. Nanti akan dibahas secara lebih substansial," katanya.
Hasil kajian dari tim kerja ini tidak hanya akan diumumkan kepada publik. Ferry menegaskan bahwa dokumen tersebut akan menjadi usulan resmi yang akan disampaikan kepada para pemangku kebijakan utama, termasuk DPR dan pemerintah.
"Badan Pekerja akan menggodok betul-betul dengan bernas. Nanti setelah itu, baru kita akan sampaikan kepada para pihak. Bisa jadi termasuk DPR, pemerintah, dan lain sebagainya," kata Ferry.
Editor: Reza Fajri