Gunung Anak Krakatau Meletus 1.000 Meter, Status Tetap Waspada
Kemudian, Rabu (20/6/2018), terekam 88 kali gempa hembusan, 11 kali gempa low frekuensi dan 36 kali gempa vulkanik dangkal. Kamis (21/6/2018), terekam 49 kali gempa hembusan, 8 kali gempa low frekuensi, 50 kali gempa vulkanik dangkal, dan empat kali gempa vulkanik dalam.
“Secara visual terlihat erupsi mengeluarkan abu dan pasir. Tipe letusannya strombolian yang terjadi erupsi secara berkala pada saat itu,” papar Sutopo.
BNPB mengimbau kepada masyarakat tetap tenang. BPBD Provinsi Banten, BPBD Provinsi Lampung, PVMBG, dan BKSDA telah melakukan langkah antisipasi.
“Terpenting masyarakat mematuhi rekomendasi tidak melakukan aktivitas di dalam radius satu kilometer dari puncak kawah. Di luar itu aman, justru dapat menikmati fenomena erupsi Gunung Anak Krakatau dari tempat aman,” kata Sutopo.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto