Gus Im Adik Gus Dur Wafat, Sekjen PKB: Selamat Jalan Sang Pengasuh Generasi

Abdul Rochim ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 07:59 WIB
Gus Im Adik Gus Dur Wafat, Sekjen PKB: Selamat Jalan Sang Pengasuh Generasi

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Hasanuddin Wahid. (Foto: Sindo/Abdul Rochim)

MANGGARAI BARAT, iNews.id - Adik almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, KH Wahid Hasyim (Gus Im) wafat Sabtu (1/8/2020) menjelang Subuh. Putra KH Wahid Hasyim itu meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Mayapada Jakarta pukul 04.18 WIB.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Hasanuddin Wahid mengaku sangat kehilangan atas kepergian Gus Im yang merupakan salah satu tokoh besar NU. Almarhum merupakan salah satu tokoh kunci di balik lahirnya reformasi.

"Gus Im adalah sedikit dari tokoh NU yang mendidik anak-anak muda NU menjadi mengerti tentang negara, tentang realitas sosial, tentang segala hal sehingga mereka mempunyai bekal untuk menjadi aktivis sejak di era Orde Baru hingga hari ini. Kita kehilangan tokoh besar yang setia kepada negara. Beliau adalah pengasuh para generasi, tidak hanya generasi NU," tuturnya.

Hasanuddin mennyampaikan hal itu dalam kunjungannya ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kepulauan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu. Dia menilai Gus Im merupakan tokoh multitalenta.

Almarhum KH Hasyim Wahid dan almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). (Foto/NU online)
Almarhum KH Hasyim Wahid dan almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). (Foto/NU online)

Selain sebagai kiai, Gus Im juga seorang metafisikawan, penulis puisi dan juga ahli membuat keris, serta mempunyai keahlian dalam strategi politik. Hasan memaparkan, semasa hidupnya, Gus Im selalu mendorong anak-anak muda NU mengutamakan negara di atas kepentingan kelompok dan golongan.

"Dan kita kehilangan itu semua. Selamat jalan Gus Im. Seperti yang kau tulis dalam puisimu di bunglon (2005), kau bilang permisi, biarkan aku mencium langit. Dan hari ini kau telah berpamit kepada kita semua dan kau pasti mencium langit," ujar Gus Hasan.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Saya turut berduka cita atas berpulangnya Gus Im, adik bungsunya Gus Dur, tadi pagi Subuh di Jakarta. Semoga beliau husnul khotimah dan dimaafkan segala kesalahannya," katanya.

Rencananya, jenazah Gus Im bakal dimakamkan di pemakaman keluarga di Denanyar, Jombang, Jawa Timur. Kabar wafatnya Gus Im pertama kali disampaikan keponakannya yang juga anak almarhum Salahuddin Wahid (Gus Sholah) Ipang Wahid dalam akun twitternya @ipangwahid, Sabtu pagi.

KH. Hasyim Wahid semasa hidupnya pernah bertugas di pemerintahan sebagai salah satu pejabat Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Selain itu, dia juga pernah menjadi salah satu anggota dan pengurus PDI Perjuangan serta anggota Yayasan Keluarga Pembina Kesatuan (YKPK).

Editor : Djibril Muhammad