Dengan demikian, batik tidak hanya menjadi benda budaya yang disimpan, tetapi terus digunakan dalam kehidupan masyarakat.
Motifnya Pun Beragam
Indonesia memiliki kekayaan tradisi batik dengan karakter yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut tidak terlepas dari sejarah, lingkungan, masyarakat dan budaya yang berkembang di setiap daerah.
Menariknya, UNESCO mencatat perkembangan batik Indonesia juga mendapat pengaruh dari berbagai kebudayaan yang datang dan berinteraksi dengan masyarakat Nusantara.
Pengaruh tersebut antara lain terlihat dari unsur kaligrafi Arab, bunga Eropa, phoenix China, bunga sakura Jepang hingga burung merak yang berkembang dalam tradisi India atau Persia.
Namun, berbagai pengaruh tersebut kemudian berbaur dan berkembang menjadi bagian dari tradisi batik Indonesia.