Hari Orang Utan Sedunia, DPR Dorong Pemerintah Tingkatkan Konservasi Habitat

Carlos Roy Fajarta ยท Sabtu, 20 Agustus 2022 - 01:32:00 WIB
Hari Orang Utan Sedunia, DPR Dorong Pemerintah Tingkatkan Konservasi Habitat
Hari Orang Utan Sedunia diperingati setiap tanggal 19 Agustus. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Momen Hari Orang Utan Sedunia diperingati pada 19 Agustus 2022. Terkait hal itu, Komisi IV DPR mendorong pemerintah untuk meningkatkan upaya konservasi habitat orang utan di berbagai wilayah Indonesia mengingat luas hutan yang menjadi habitat primata terus berkurang.

“Kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para pecinta satwa, saya mengucapkan Happy World Orang Utan Day 2022. Mari kita selamatkan dan jaga terus orangutan untuk ekosistem yang lebih baik,” kata anggota Komisi IV DPR, Daniel Johan, Jumat (19/8/2022).

Menurutnya, orang utan sebagai satwa endemik Indonesia yang unik dan ikonik harus terus dijaga. Apalagi, kata Daniel, habibat kera besar tersebut sangat terbatas yakni hanya di Pulau Sumatra dan Kalimantan.

“Saat ini populasi orang utan semakin terancam akibat pembukaan lahan yang berlebihan sehingga menimbulkan fragmentasi habitat orang utan,” tuturnya.

Seperti diketahui Indonesia memiliki tiga spesies orang utan yakni orang utan Sumatra (Pongo abelii), orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus), dan orang utan Tapanuli (Pongo tapanuliensis). Orang utan merupakan satwa yang dilindungi dalam hukum nasional berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. 

Daniel pun menyoroti status ketiga spesies orang utan yang masuk dalam Daftar Merah Satwa Dunia yang Terancam dari International Union for the Conservation of Nature (IUCN). Padahal orang utan memiliki peran penting untuk menjaga regenerasi hutan yakni sebagai penebar biji.

“Habitat orang utan semakin sempit karena kawasan hutan yang merupakan tempat tinggalnya dijadikan lahan kebun kelapa sawit, pertambangan, dan ditebang secara liar. Tak jarang juga terjadi konflik dengan manusia sehingga orang utan dilukai bahkan dibunuh,” ucap Daniel.

Untuk itu, legislator dari Dapil Kalimantan Barat ini meminta pemerintah menyiapkan rencana tata ruang berbasis ekosistem di berbagai wilayah habitat orang utan. Dengan begitu, menurut Daniel, orang utan dapat lebih terlindungi.

“Kerja sama Pemerintah dengan pengusaha penggarap hutan juga perlu ditingkatkan sehingga pihak swasta dapat lebih berperan dalam penyelamatan lingkungan tempat hidup orang utan,” ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda