Hasyim Asy'ari Ditunjuk KPU Jalankan Tugas Evi Novida

Felldy Utama ยท Jumat, 20 Maret 2020 - 06:56 WIB
Hasyim Asy'ari Ditunjuk KPU Jalankan Tugas Evi Novida

Komisioner KPU Hasim Asy'ari. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Dewan kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Evi Novida Ginting Manik sebagai Komisioner KPU karena diduga memanipulasi perolehan suara caleg di Kalimantan Barat. KPU kemudian menunjuk komisioner lainnya yaitu Hasyim Asy'ari untuk menjalankan tugas yang ditinggalkan Evi.

Kepastian itu disampaikan Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tantowi dalam konferensi pers di Kantor KPU RI, Jakarta, kamis (19/3/2020). Evi dan Hasyim diketahui bertugas di divisi teknis.

"Untuk melaksanakan tugas-tugas divisi teknis, maka KPU menugaskan Wakil Ketua Divisi Teknis Hasyim Asy'ari menjalankan tugas-tugas tersebut," kata Pramono.

Pramono menginstruksikan kepada seluruh jajaran KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota tetap bertugas seperti biasa tanpa terpengaruh keputusan tersebut. Terutama tetap menjalankan tahapan-tahapan Pilkada serentak 2020 yang sudah berjalan.

"KPU berharap kejadian ini tidak mempengaruhi persiapan tahapan Pilkada 2020," ujarnya.

Diketahui, DKPP memutuskan untuk memberhentikan secara tetap Evi Novida Ginting Manik dari jabatannya sebagai komisioner di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia. Pemecatan Evi itu tertuang dalam putusan DKPP Nomor 317-PKE-DKPP/X/2019 yang dibacakan pada hari ini.

Dalam putusan tersebut, Evi dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu terkait kasus perolehan suara calon legislatif (caleg) Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat 6.

“Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Teradu VII Evi Novida Ginting Manik selaku anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia sejak putusan ini dibacakan,” bunyi isi dari salinan putusan DKPP itu, dikutip di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Editor : Rizal Bomantama