Heboh Logam Misterius Ditemukan di Kebun Sawit Kalteng, BRIN Buka Suara
“Data menunjukkan bahwa itu merupakan lintasan orbit terakhir bekas roket tersebut sebelum kembali memasuki atmosfer Bumi. Kesesuaian antara waktu lintasan dan laporan warga menjadi dasar kuat untuk menduga bahwa benda yang ditemukan di Sampit merupakan bagian dari sampah antariksa ZhuQue-2E,” ungkapnya.
Thomas menjelaskan, ZhuQue-2E merupakan roket peluncur satelit yang dikembangkan perusahaan antariksa komersial China, LandSpace.
Roket tersebut menggunakan bahan bakar metana cair dan oksigen cair atau teknologi propulsi liquid oxygen–liquid methane (methalox). Teknologi ini menjadi salah satu pendekatan yang dikembangkan industri antariksa untuk meningkatkan efisiensi sistem peluncuran.
ZhuQue-2E memiliki dua tingkat roket dan merupakan versi pengembangan dari keluarga ZhuQue-2. Roket ini dirancang untuk membawa satelit ke orbit rendah Bumi maupun orbit sinkron Matahari.
Berdasarkan informasi peluncuran yang dipublikasikan Xinhua, roket ZhuQue-2E Y4 diluncurkan dari kawasan peluncuran Dongfeng, China, pada 14 Oktober 2026 dengan membawa 10 satelit.