Heboh Penipuan Kursus Bahasa Arab Bonus Umrah, Korban Tak Diberangkatkan ke Saudi
“Kalau dari kami saat ini sudah ada total sembilan korban yang melaporkan dengan total kerugian sekitar Rp750 juta, tersebar di wilayah Indonesia mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan, Riau dan Lombok,” ujarnya.
Karenanya, dia berharap kasus dugaan penggelapan ini bisa diusut tuntas oleh Mabes Polri. Dengan demikian tidak ada lagi korban yang termakan iming-iming pelatihan bahasa Arab langsung di Madinah.
“Tentu ini juga kami sampaikan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terkait dengan modus operandi ini karena sudah ada laporan di Bareskrim. Dan kami harap bapak-bapak yang terhormat, Bapak Kapolri Listyo Sigit, Bapak Kabareskrim, untuk bisa atensi kasus ini,” ucapnya.
Salah satu korban, Muhsin Budiono mengaku tergiur untuk memberangkatkan anaknya yang juga lulusan pondok pesantren karena bisa mendapatkan pelatihan sekaligus umrah.
"Saya mendaftarkan anak untuk belajar di Universitas Islam Madinah, belajar bahasa Arab. Anak saya sebelumnya juga jebolan pondok, meskipun bahasa Arabnya sudah bagus, tapi kita ingin memperdalam," katanya di kesempatan yang sama.