HUT ke-77 RI, Ketua DPR Ajak Bangun Generasi Muda Jadi SDM Unggul

Carlos Roy Fajarta · Selasa, 16 Agustus 2022 - 13:36:00 WIB
HUT ke-77 RI, Ketua DPR Ajak Bangun Generasi Muda Jadi SDM Unggul
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato Sidang Bersama MPR, DPR, dan DPD, Selasa (16/8/2022). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPR, Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat optimistis menyambut HUT ke-77 Indonesia. Dia pun mengajak para pemangku kepentingan memberi perhatian lebih untuk membangun generasi muda menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Hal itu disampaikan Puan dalam pidato Sidang Bersama DPR dan DPD Tahun 2022 di Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). Sidang itu dilakukan sebelum pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Besok, tanggal 17 Agustus 2022 adalah 77 tahun Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Semangat untuk merdeka, yang digelorakan 77 tahun yang lalu adalah semangat untuk dapat menyusun bangsa dan nasib Tanah Air oleh bangsa Indonesia sendiri,” kata Puan.

Puan menyebut 77 tahun lamanya bangsa Indonesia menyusun dan membangun kemajuan demi mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Menurutnya pasang surut gelombang pembangunan disertai dengan gelombang globalisasi dan kemajuan teknologi telah menggerakkan berbagai reformasi dan transformasi di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dia pun mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus berpijak pada Pancasila sebagai dasar negara. Puan meminta agar masyarakat tidak meninggalkan Pancasila yang merupakan jati diri Indonesia.

“Meninggalkan Pancasila sama halnya mencabut jati diri bangsa dari akar terdalamnya dan mengkhianati amanat para pendiri bangsa. Mengganti Pancasila akan berdampak pada hilangnya karakter sebagai bangsa yang ramah, toleran, dan bergotong royong,” ucapnya.

Puan mengatakan, semua generasi memiliki tugas membangun bangsa dan negara kedepan. Apalagi Indonesia menghadapi tantangan dan kendala yang tidak ringan.

“Kita masih menghadapi ketidakpastian situasi Pandemi Covid-19, konflik geopolitik, pemulihan ekonomi global di tengah kerentanan pangan, energi, pengangguran, tekanan moneter global, degradasi lingkungan hidup serta ancaman bencana alam dan sebagainya,” ujar Puan.

Mantan Menko PMK itu menambahkan saat ini Indonesia juga berada dalam era globalisasi di mana era kemajuan teknologi dan industri semakin cepat dan dinamis. Puan menyatakan era globalisasi telah menempatkan masyarakat semakin terbuka dan terhubung secara sosial, budaya, ekonomi, dan politik. 

“Sehingga berbagai ideologi transnasional, cara berpikir, cara kerja, dan cara hidup, dengan mudah masuk mempengaruhi kedalam kehidupan rakyat Indonesia. Hal tersebut belum tentu sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia,” ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda