Ibu Pemohon Legalisasi Ganja Medis Bertemu Pimpinan DPR, Ceritakan Kondisi Penyakit Anaknya

Kiswondari ยท Selasa, 28 Juni 2022 - 16:02:00 WIB
Ibu Pemohon Legalisasi Ganja Medis Bertemu Pimpinan DPR, Ceritakan Kondisi Penyakit Anaknya
Santi Warastuti mengadukan kondisi anaknya ke pimpinan DPR (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Seorang ibu bernama Santi Warastuti mengadukan kondisi anaknya ke pimpinan DPR. Santi merupakan penggugat uji materi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang meminta legalisasi ganja untuk kebutuhan medis.

Anak Santi saat ini mengidap penyakit cerebral palsy atau gangguan pada otak yang memengaruhi gerakan dan tonus otot atau postur tubuh. Pengobatan yang efektif untuk anaknya adalah dengan terapi minyak biji ganja.

Santi diterima Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Santi mengucap syukur karena aspirasinya ditanggapi pimpinan DPR.

"Saya sangat bersyukur sekali, alhamdulilah apa yang saya aspirasikan mendapat tanggapan yang bagus dari bapak," kata Santi seusai beraudiensi di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Santi memohon doa dari semua pihak agar upaya ini berjalan lancar dan bisa menolong anaknya, juga menolong anak-anak lain.

"Minta doanya dari semua semoga bisa berjalan dengan lancar dan bisa menolong anak saya dan anak-anak yang lain terutama," ujarnya.

Dia menegaskan upaya ini untuk menolong anaknya yang kerap kejang karena mengidap celebral palsy. Kejang ini dapat menyebabkan kemunduran kondisi anaknya.

"Terutama untuk mengatasi kejang ya pak, yang utama itu. Setiap anak CP (celebral palsy) itu hampir semua disertai kejang. Setiap kejang terjadi pasti anak akan mengalami kemunduran dan itu sangat menyakitkan bagi kami karena untuk maju sedikit saja itu susah, apalagi disertai kejang," katanya.

"Tidak setiap hari kejang, tapi kalau di rata-rata seminggu bisa dua kali kejang," imbuhnya.

Santi memohon pemerintah membuat regulasi ganja untuk medis, sehingga pemakaiannya terkontrol.

"Makanya saya memohon kepada pemerintah untuk dibuatkan regulasi supaya nanti pemakainya pun terawasi," katanya.

Editor : Reza Fajri

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda