Ibunda Presiden Jokowi Wafat, MUI Imbau Warga Salat Gaib

Rizki Maulana ยท Rabu, 25 Maret 2020 - 22:16 WIB
Ibunda Presiden Jokowi Wafat, MUI Imbau Warga Salat Gaib

Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo (Instagram Jokowi)

JAKARTA, iNews.id - Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia di usai 77 tahun akibat kanker. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun karena mewaspadai penyebaran virus Corona.

MUI menyarankan masyarakat untuk melakukan salah gaib bagi Sudjiatmi. Salat gaib dinilai pilihan paling baik.

"Komisi Fatwa MUI mengimbau umat Islam untuk dapat melaksanakan shalat ghaib bagi al-marhumah dan mendoakan agar kuburnya dilapangkan, dijadikan taman di antara taman surga, segala kesalahannya dimaafkan oleh Allah," kata Sekretaris Fatwa MUI Asrorun Niam melalui keterangan tertulisnya, Rabu (25/3/2020).

Asrorun mengatakan Ibunda Jokowi merupakan sosok yang berjasa melahirkan pemimpin tertinggi bagi Indonesia saat ini. Dia mengatakan masyarakat Indonesia berhutang budi.

"Beliau adalah sosok penting bagi pemimpin tertinggi pemerintahan saat ini. Karenanya bangsa Indonesia berhutang budi, dan sudah seharusnya memberi penghormatan dengan mendoakan yang terbaik bagi almarhumah," katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Jokowi Fadjroel Rachman mengatakan pemakaman akan dilakukan secara internal di Dusun Mundu, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2020) pukul 13.00 WIB. Jajaran menteri tetap diminta berada di Jakarta untuk bekerja.

"Atas arahan Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa pemakaman almarhumah Ibunda akan dilaksanakan secara internal dan para anggota Kabinet Indonesia Maju berserta jajaran tetap bekerja di Jakarta dan fokus pada tugas masing-masing," kata Fadjroel melalui keterangan tertulisnya, Rabu (25/3/2020).

Hanya dua menteri yang mendampingi Jokowi ke Solo. Dua menteri tersebut yakni Mensesneg Pratikno dan Seskab Pramono Anung.

"Kepada seluruh masyarakat Indonesia yang tulus ikhlas mendoakan husnul khotimah almarhumah Ibu Sujiatmi Notomiharjo," ucapnya.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq