Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Abu Vulkanik Anak Krakatau Menerjang, Apel Ribuan ASN Pemkab Tangerang Dibubarkan
Advertisement . Scroll to see content

IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!

Senin, 07 September 2026 - 09:56:00 WIB
IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!
IDAI mengelurkan pernyataan soal erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Abu Vulkanik Bukan Sekadar Debu

Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi IDAI, dr. Wahyuni Indawati, Sp.A, Subsp. Respi(K), menjelaskan abu vulkanik memiliki karakter berbeda dari debu biasa.

Material tersebut terdiri dari pecahan batuan, mineral, dan kaca vulkanik berukuran sangat halus. Partikelnya dapat bersifat tajam dan abrasif sehingga ketika terhirup dapat mengiritasi saluran pernapasan.

Paparan tersebut dapat menimbulkan gejala seperti bersin, batuk, pilek hingga sesak napas. Pada anak yang memiliki riwayat asma, alergi saluran napas, atau penyakit paru kronis, abu vulkanik bahkan dapat memicu serangan akut atau memperburuk kondisi yang sudah ada.

"Gejala yang paling umum adalah iritasi saluran napas yang menyebabkan bersin, batuk, pilek, hingga sesak napas. Pada anak dengan riwayat asma, alergi, atau penyakit paru kronis, paparan ini dapat memicu serangan akut atau eksaserbasi yang berbahaya," jelas dr. Wahyuni.

Kelompok anak yang perlu mendapat perhatian lebih antara lain bayi dengan riwayat displasia bronkopulmonal serta anak dengan penyakit jantung bawaan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut