Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Abu Vulkanik Anak Krakatau Menerjang, Apel Ribuan ASN Pemkab Tangerang Dibubarkan
Advertisement . Scroll to see content

IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!

Senin, 07 September 2026 - 09:56:00 WIB
IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!
IDAI mengelurkan pernyataan soal erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Ini Tanda-Tanda Bahaya dari Paparan Abu Vulkanik

IDAI meminta orang tua tidak mengabaikan perubahan kondisi pernapasan anak setelah terpapar abu vulkanik.

Menurut dr. Wahyuni, anak perlu segera dibawa ke fasilitas kesehatan apabila mengalami tanda gangguan pernapasan, seperti laju napas meningkat, muncul tarikan dinding dada ke dalam, atau saturasi oksigen berada di bawah 94 persen berdasarkan pengukuran dengan oksimeter jari.

"Jika anak mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan pernapasan seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, atau saturasi oksigen di bawah 94 persen, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat," katanya.

Ini Rekomendasi IDAI untuk Melindungi Anak

UKK Respirologi IDAI memberikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik pada anak.

Pertama, anak sebaiknya dievakuasi atau dijauhkan dari lokasi yang terdampak letusan. Jika kondisi tidak memungkinkan, anak dianjurkan tetap berada di dalam rumah dengan kondisi tertutup rapat, terutama ketika kualitas udara di lingkungan buruk atau ISPU berada di atas 100.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut