JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 106 poin atau 1,99% ke level 5.266 pada penutupan perdagangan Selasa (27/10/2026). Pelemahan ini terjadi saat mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) berakhir di zona merah.
Berdasarkan data penutupan perdagangan, sebanyak 647 saham melemah, sedangkan 101 saham menguat dan 215 saham stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp34,8 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 17,3 miliar saham.
IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Nilai Transaksi Tembus Rp743 Miliar
Sejumlah indeks utama juga kompak melemah. Indeks LQ45 turun 1,69% ke level 533, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 2,70% ke 307, indeks IDX30 turun 1,49% ke 299, sementara indeks MNC36 terkoreksi 1,32% ke 235.
Dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor berakhir di zona merah. Pelemahan terjadi pada sektor energi, konsumer non-siklikal, infrastruktur, properti, bahan baku, transportasi, kesehatan, konsumer siklikal, keuangan, dan teknologi. Sektor industri menjadi satu-satunya sektor yang menguat.
BEI Coret 80 Saham HSC dari Perhitungan IHSG, Ada BYAN hingga DSSA
Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan tertinggi. PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 33,33% ke Rp24 per saham.
Selanjutnya, PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) naik 23,46% ke Rp100 per saham. Saham PT Apollo Global Interactive Tbk (BOGA) juga menguat 22,88% ke Rp1.880 per saham.
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,22% ke Level 5.373, Seluruh Sektor Saham Kompak Melemah
Sebaliknya, saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST) menjadi salah satu saham dengan penurunan terdalam, yakni 10% ke Rp72 per saham.
Dua saham lainnya yang masuk daftar top losers adalah PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) dan PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM). Keduanya masing-masing turun 9,88% ke Rp73 per saham.
IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 222 Saham Menguat
Editor: Donald Karouw