Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Plastik Naik Signifikan, Pedagang Curhat Sepi Pembeli 
Advertisement . Scroll to see content

Ikatan Pemulung Indonesia Protes Larangan Plastik oleh Pemerintah

Kamis, 21 November 2019 - 15:28:00 WIB
Ikatan Pemulung Indonesia Protes Larangan Plastik oleh Pemerintah
Pemulung memilah sampah plastik dari tumpukan sampah (ilustrasi). (Foto: iNews.id/Dok.)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut dia, besar pendapatan yang diperoleh pemulung bervariasi, mulai dari pemulung kampung yang pendapatannya rata-rata Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari. “Untuk pemulung yang sudah menjadi pelapak, pendapatan bisa mencapai Rp1 juta sampai Rp1,5 juta per hari,” ungkapnya.

Pris pun mengaku mendapat keuntungan yang besar dari pekerjaannya sebagai pemulung. Meski tidak mengakui secara pasti, Pris disebut-sebut memiliki pendapatan hingga Rp100 juta sebulan. “Padahal modal awal saya pertama kali menjadi pemulung hanya Rp750.000. Tapi lihat sendiri, saya sudah memiliki peningkatan kesejahteraan sekarang,” ujar putra dari artis Catty Lengkong itu.

Tuti Karyati, seorang pemulung dari Cempaka Putih, Jakarta Pusat, juga mengakui dampak ekonomi dari daur ulang botol plastik. “Saya setiap hari memulung botol plastik dan gelas plastik, dimana saja di tempat yang saya lewati. Dan saya gunakan botol dan gelas plastik hasil memulung itu untuk dijadikan kerajinan tangan,” ujar Tuti.

Ia mengaku bisa menghasilkan satu kerajinan tangan dari setiap 10 tutup gelas plastik. “Saya bisa menjual hasil kerajinan tangan itu Rp10.000 per buah,” tuturnya.

Tuti mengatakan bahwa apa yang ia dapat dari hasil memulung cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Saat ini, banyak temannya sesama pemulung yang sangat bergantung pada sampah botol plastik. Dia mengaku sangat khawatir bila kebijakan pelarangan botol diberlakukan di semua kantor, lembaga, dan sekolah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut