Ini 6 Alat Kesehatan Prioritas Pemerintah dalam Penanganan Virus Korona

Rizki Maulana ยท Minggu, 22 Maret 2020 - 13:37 WIB
Ini 6 Alat Kesehatan Prioritas Pemerintah dalam Penanganan Virus Korona

Ilustrasi penanganan Covid-19. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 merumuskan alat-alat kesehatan yang masuk dalam skala prioritas untuk menanggulangi Covid-19. Dari hasil pengkajian terdapat enam alat kesehatan yang diprioritaskan.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Wiku Adi Sasmito mengatakan, rumusan tersebut dihimpun bersama ahli kesehatan terbaik di Indonesia. Antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Persatuan Rumah Sakit Indonesia, Persatuan Paru Indonesia, dan lain-lain.

"Yang jadi prioritas untuk diadakan yaitu alat pelindung diri (APD), Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), Viral Transfer Media (VTM), Rapid Diagnostics Test, Nasal Swab Dacron, dan Ventilator," ujarnya di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020)

Tim Pakar Gugus Tugas juga menyusun pedoman pencegahan Covid-19 bagi masyarakat. Selain itu ada pula rumusan penanganan medis di fasilitas kesehatan (faskes).

"Pedoman pertama, terdiri dari komunikasi informasi edukasi masyarakat tanpa tatap muka, kedua adalah manajemen tata kelola pasien rujukan calon pasien, ketiga tata kelola Rapid Test dan pemeriksaan laboratorium lain, keempat tata kelola pasien di rumah sakit, kelima, tata kelola karantina dan isolasi, dan terakhir tata kelola penanganan pasien meninggal," katanya.

Selain menerapkan pola hidup sehat dan bersih serta social distancing, masyarakat saat ini harus meningkatkan pencegahan dengan membatasi jarak kontak fisik atau physical distancing. Menurutnya, ini perlu dilakukan untuk mempercepat pemutusan rantai penularan virus.

"Sebagai upaya identifikasi maka tata kelola tes harus dilakukan cepat, perlu dilakukan di faskes dengan bantuan para petugas medis," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, demi mencegah penyebaran virus korona masyarakat harus patuh untuk menjaga jarak satu sama lain atau social distancing. Presiden menyampaikan hal tersebut dalam rapat terbatas (ratas) dengan topik Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 yang dilangsungkan melalui video conference.

"Pertama, prioritas kita mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas lagi. Oleh sebab itu, penting untuk dilakukan yaitu mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain. Kami terus menggencarkan sosialisasi untuk menjaga jarak atau social distancing dan mengurangi kerumunan yang membawa risiko penyebaran," kata Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Editor : Rizal Bomantama