Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPS: Kunjungan Wisatawan Mancanegara Makin Dekati Level Sebelum Pandemi
Advertisement . Scroll to see content

IPM Indonesia 2026 Naik Jadi 76,59, Kualitas Hidup Membaik?

Kamis, 05 November 2026 - 15:06:00 WIB
IPM Indonesia 2026 Naik Jadi 76,59, Kualitas Hidup Membaik?
IPM Indonesia 2026 meningkat menjadi 76,59. BPS mencatat lima provinsi berhasil masuk kategori pembangunan manusia sangat tinggi. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada 2026 meningkat menjadi 76,59 dari sebelumnya 75,90. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan ini didorong oleh perbaikan indikator kesehatan, pendidikan, dan standar hidup masyarakat.

BPS menyebut IPM Indonesia 2026 berada dalam kategori tinggi. Capaian tersebut meningkat 0,69 poin dibandingkan tahun 2025.

"Angka ini naik 0,69 poin dari tahun 2025 yang sebesar 75,90. Sejak tahun 2020 IPM Indonesia mengalami peningkatan secara konsisten," ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud dalam konferensi pers BPS di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Peningkatan IPM tersebut terlihat dari seluruh komponen penyusunnya. Dari aspek kesehatan, umur harapan hidup saat lahir meningkat menjadi 74,68 tahun pada 2026, dibandingkan 74,47 tahun pada tahun sebelumnya.

Sementara dari sektor pendidikan, harapan lama sekolah mencapai 13,34 tahun atau naik dari 13,30 tahun pada 2025.

Rata-rata lama sekolah juga mengalami peningkatan dari 9,07 tahun menjadi 9,16 tahun pada 2026.

Perbaikan juga terjadi pada standar hidup masyarakat. Pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan meningkat menjadi Rp13,37 juta pada 2026, dari sebelumnya Rp12,80 juta.

Secara kewilayahan, BPS mencatat 30 dari 38 provinsi di Indonesia telah mencapai IPM kategori tinggi. Bahkan, lima provinsi berhasil masuk kategori sangat tinggi.

DKI Jakarta menempati posisi tertinggi dengan IPM sebesar 85,88. Berikutnya DI Yogyakarta sebesar 83,43, Kepulauan Riau 81,12, Kalimantan Timur 80,09, dan Bali 80,03.

Di sisi lain, masih terdapat dua provinsi dengan IPM kategori sedang dan satu provinsi kategori rendah.

BPS juga mencatat perubahan status pembangunan manusia di empat provinsi sepanjang 2026.

Bali dan Kalimantan Timur berhasil naik dari kategori tinggi menjadi sangat tinggi. Sementara itu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua Selatan meningkat dari kategori sedang menjadi tinggi.

Capaian ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas pembangunan manusia di berbagai wilayah Indonesia, meski kesenjangan antardaerah masih menjadi tantangan yang perlu diperhatikan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut