Jakarta Mulai Lengang, Anies: Masyarakat Makin Sadar Pentingnya di Rumah

Felldy Utama ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 15:40 WIB
Jakarta Mulai Lengang, Anies: Masyarakat Makin Sadar Pentingnya di Rumah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan pers terkait virus korona di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/3/2020). (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyoroti kondisi sejumlah jalan di ibu kota yang kini mulai lengang dari aktivitas masyarakat. Hal itu tak lain karena imbauan pemerintah kepada masyarakat agar tidak berpergian dan mengganti sebagian besar aktivitasnya di rumah sebagai upaya mencegah merebaknya virus corona (covid-19) di Jakarta.

Menurut dia, kondisi Jakarta saat ini bisa tercipta karena sudah mulai banyak masyarakat yang sadar dan peduli akan kesehatannya masing-masing. Diketahui, organisasi kesehatan dunia (WHO) telah menetapkan covid-19 ini sebagai pandemik global karena penyebarannya sangat cepat.

"Bahwa secara umum di Jakarta suasana jalan raya lengang. Artinya, masyarakat makin hari makin menyadari pentingnya untuk tetap berada di rumah," kata Anies, dalam jumpa persnya, di Gedung Balai Kota Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini mengapresiasi semua pihak yang tetap memillih mengerjakan segala sesuatunya di rumah. Namun, Anies berharap kesadaran tersebut dapat menular ke seluruh masyarakat.

"Saya ingin secara khusus menggarisbawahi bahwa ini tidak bisa dikerjakan sama pemerintah sendiri, harus semua pihak dan harus semuanya mau sama-sama," ujarnya.

Anies juga memberikan perhatian khusus kepada warga DKI Jakarta yang rawan atau berisiko tinggi terpapar virus corona atau Covid-19. Dia meminta seluruh warga agar ikut memperhatikan orang-orang tersebut.

"Mereka rentan bila terkena, maka risiko fatalitasnya cukup tinggi. Ini misalnya masyarakat lansia, penyandang penyakit-penyakit seperti diabetes, kemudian penyakit asma dan lain-lain," katanya.

Anies juga mengajak masyarakat agar memberikan perhatian lebih kepada orang-orang tersebut. Dengan demikian mereka yang berisiko itu tidak melakukan aktivitas, termasuk perjalanan, demi mengurangi potensi terpapar.

"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memperhatikan sekali mereka-mereka yang memiliki kerentanan untuk dibantu, untuk diringankan bagi orang tua jangan berpergian, bagi yang punya risiko karena punya penyakit bawaan didukung agar dimudahkan, tidak harus pergi keluar," tuturnya.

Anies menegaskan, memberikan perhatian kepada kelompok rentan ini tidak bisa dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta semata, namun juga seluruh pihak. DKI akan menggerakkan hingga ke tingkat RT dan RW, juga PKK agar masyarakat berisiko tinggi tidak berkegiatan di luar sehingga terhindari dari penularan.

Editor : Djibril Muhammad