Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Jenazah Serma Rama Wahyudi Diterbangkan dari Kongo 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2020 - 15:54:00 WIB
Jenazah Serma Rama Wahyudi Diterbangkan dari Kongo 1 Juli
Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang (kanan) dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi di Mabes TNI, Jakarta, Jumat (26/6/2020). (Foto: iNews.id/Rizki Maulana).
Advertisement . Scroll to see content

Dalam serangan itu, Rama terkena tembak di dada dan perut. Para prajurit yang diberondong tembakan segera keluar dari truk dan berlindung di roda kendaraan.

Victor menuturkan, para prajurit kemudian merayap ke belakang menuju APC pengawal bersama-sama dengan dua personel tentara dari Malawi.

"Tentara Malawi bisa menggunakan bahasa lokal sana dan membuka APC. Kalau mereka menggunakan bahasa Inggris kemungkinan tidak dibuka," katanya.

Ketika APC berhasil dibuka, seluruh pasukan masuk ke dalamnya. Setelah itu pasukan menghitung jumlah mereka dan dari situ diketahui Sersan Mayor Rama Wahyudi tertinggal.

Prajurit TNI lantas meminta agar Dantim dijemput. Saat itu Rama tidak bisa melarikan diri karena sudah terkena luka tembak. Berdasarkan keterangan di lapangan, Rama sudah tak sadarkan diri.

“Milisi Uganda tersebut juga turut merampok seluruh perlengkapan perorangan yang dikenakan Serma Rama Wahyudi, mulai dari jaket, helm, hingga senjata,” ujarnya.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut