Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Jenazah Serma Rama Wahyudi Diterbangkan dari Kongo 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2020 - 15:54:00 WIB
Jenazah Serma Rama Wahyudi Diterbangkan dari Kongo 1 Juli
Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang (kanan) dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi di Mabes TNI, Jakarta, Jumat (26/6/2020). (Foto: iNews.id/Rizki Maulana).
Advertisement . Scroll to see content

Serma Rama Wahyudi dan Pratu Syafii Makbul diberondong milisi bersenjata saat mengawal pekerja pembangunan jembatan di Hululu. Mereka disergap saat hendak kembali ke base camp operation di Mavivi, Senin (22/6/2020).

Rama sebagai komandan tim semula bertugas menggeser pasukan dan dukungan logistik ke Jembatan Halulu. Mereka berangkat pukul 08.00 waktu setempat.

Perjalanan dari markas prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco di Mavivi memakan waktu sekitar tiga jam. Perjalanan berangkat itu tanpa terkendali.

"Anggota TNI yang mendukung tugas tersebut berjumlah 12 orang. Kemudian dari Malawi ada dua personel," ucap Victor.

Penyerangan terjadi ketika Satgas Kizi dalam perjalanan menuju markas di Mavivi pada sore harinya. Pukul 16.00, sekitar 20 kilometer dari kota Beni, Provinsi Kivu Utara, Sy Koumbo, mereka diserang milisi bersenjata Uganda yang berhasil merangsek masuk ke sekitar wilayah Kongo.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut