Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sport Competition 2026 Dimulai! JHL Group Bangun Solidaritas Lewat Badminton, Basket dan Mini Soccer
Advertisement . Scroll to see content

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk Lebih dari 100 Mahasiswa UBB, Dorong Regenerasi Petani Muda

Jumat, 04 September 2026 - 11:55:00 WIB
JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk Lebih dari 100 Mahasiswa UBB, Dorong Regenerasi Petani Muda
Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo dalam acara pemberian Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (2/9/2026). (Foto: Dok. JHL Foundation)
Advertisement . Scroll to see content

PANGKAL PINANG, iNews.id - Persoalan regenerasi petani menjadi salah satu tantangan besar bagi masa depan pertanian Indonesia. Di tengah semakin sedikitnya generasi muda yang tertarik terjun ke sektor pertanian, JHL Foundation mendorong lahirnya petani muda yang berpendidikan, adaptif terhadap teknologi, dan memiliki kemampuan kewirausahaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (2/9/2026).

Pemberian bantuan sosial tersebut dihadiri Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, serta jajaran rektorat Universitas Bangka Belitung.

Program beasiswa ini tidak hanya diarahkan untuk membantu mahasiswa dari sisi pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong perubahan paradigma terhadap profesi petani.

Jerry mengatakan, persoalan pertanian Indonesia tidak semata-mata berkaitan dengan lahan dan produksi. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia serta regenerasi petani menjadi persoalan yang tidak boleh diabaikan.

“Para petani kita saat ini mayoritas sudah berusia di atas 45 tahun. Sementara itu, tidak banyak anak muda yang mau menjadi petani. Bahkan, sekitar 80 persen petani kita tidak lulus SD,” kata Jerry.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan serius apabila Indonesia ingin membangun sektor pertanian yang kuat dan berkelanjutan.

“Bagaimana mungkin pertanian Indonesia bisa maju kalau kualitas SDM-nya masih pas-pasan? Karena itu, regenerasi petani dan peningkatan pendidikan menjadi hal yang sangat penting untuk membangun pertanian Indonesia ke depan,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut